“Harapan kami, setelah tim Pora ini terbentuk di tingkat kecamatan, wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, pengawasan orang asin dapat terlaksana secara efektif, efisien dan optimal. Jangan ragu-ragu bapak ibu jika ada hal-hal yang ditemukan di lapangan terkait pelanggaran keimigrasian,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Batnes, Yosep Tefnai usai mengikuti rapat pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing mengapresiasi kegiatan tersebut. Dan menurutnya melalui kegiatan pembetukan tim pengawasan orang asing ini sangat membantu untuk wilayah perbatasan.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena dengan adanya pembentukan tim Pora ini sebagai langkah maju bagaimana untuk kita berkolaborasi untuk pengawasan terhadap orang asing yang masuk ke negera Indonesia, khususnya di wilayah desa Batnes,” tutupnya. (siu)







