KEFAMENANU KABARNTT.ID — Di sebuah ruang kelas di SD Negeri Maol, Naila Febriana, siswi kelas VI, duduk dengan senyum cerah. Bel masuk baru saja berbunyi, menandakan berakhirnya jam istirahat kedua. Tapi hari-harinya di sekolah kini terasa jauh berbeda dibanding beberapa bulan lalu.
“Sekarang saya tidak pernah lapar lagi di sekolah, Makannya enak dan sehat. Jadi saya bisa belajar lebih fokus.” ucap Naila dengan nada pelan, malu-malu tapi penuh semangat.
Sejak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan pada Februari 2025 oleh pemerintah, siswa-siswa seperti Naila mulai merasakan perubahan besar dalam keseharian mereka. Bukan hanya soal makanan yang mengenyangkan perut, tapi juga perasaan tenang dan nyaman yang membuat mereka bisa menyerap pelajaran lebih baik.
Kepala SDN Maol, Hilarius Binsasi, S. Pd kepada awak media mengungkapkan bahwa perubahan itu terasa bukan hanya dari sisi siswa, tapi juga dari data kehadiran yang kini menunjukkan tren positif.
“Sebelum program MBG dimulai, tingkat absensi cukup tinggi. Banyak anak datang terlambat atau bahkan tidak masuk karena berbagai alasan, termasuk tidak sarapan, namun setelah program ini berjalan, kehadiran siswa meningkat tajam. Mereka datang setiap hari dengan lebih semangat,” ujar Hilarius, Rabu (27/8/2025).
Tidak hanya itu, program ini juga membantu orang tua siswa secara ekonomi.
Hilarius menjelaskan bahwa pihak sekolah kini menyarankan orang tua untuk tidak lagi memberikan uang jajan, karena makanan bergizi telah disediakan secara rutin di sekolah.







