Pemerintah Pusat Tetapkan 44 Dapur 3T di TTU, Bupati Falent: Skemanya Tidak Lagi Berdasarkan Jumlah Penerima

IMG 20251204 211648

KEFAMENANU KABARNTT.ID — Pemerintah pusat menetapkan sebanyak 44 dapur umum 3T untuk Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.Ip., M.A., menegaskan bahwa skema baru ini tidak lagi dihitung berdasarkan jumlah penerima, melainkan berbasis klaster wilayah yang sulit dijangkau.

Bupati menjelaskan, melalui kebijakan baru MBG 3T, TTU menjadi salah satu daerah yang mendapat tambahan signifikan dalam pelayanan dapur umum.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Ada dua skema dalam MBG 3T. Khusus TTU, kita dapat 44 dapur. Skemanya bukan lagi berdasarkan jumlah penerima, tetapi berdasarkan klaster wilayah yang sulit dijangkau,” ujar Bupati saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/12/2025).

Ia menambahkan, sebelumnya satu dapur mandiri dapat melayani hingga 3.000 warga. Namun pada skema baru ini batasan layanan diperketat untuk meningkatkan efektivitas dan kedekatan jangkauan.

“Sekarang satu dapur hanya bisa melayani 300, 500, sampai 1.000 orang saja. Skema 3T ini untuk mempermudah jangkauan, di luar dapur mandiri yang sudah ada,” jelasnya.

Menurut Bupati Falent, dari total 44 dapur, 20 dapur telah terbit SK pembangunan dan segera mulai dikerjakan. Material pembangunan disuplai langsung oleh Krakatau Steel.

“Sebanyak 20 itu SK-nya sudah keluar. Kita mulai bangun berkolaborasi dengan Krakatau Steel. Bahannya portabel, datang tinggal pasang dan langsung jadi,” kata Bupati.

Sementara itu, 24 dapur lainnya akan dikelola Polres TTU, sesuai prioritas wilayah 3T yang membutuhkan penanganan lebih cepat.

Pos terkait