Pemprov NTT Siap Rp 221 Miliar Untuk Cicil  Utang di PT SMI

gub sidang dewan
Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake

KUPANG kabarntt.id—Pada tahun anggaran 2024  mendatang, Pemerintah Provinsi NTT telah mengalokasikan anggaran untuk pembayaran bunga dan cicilan pokok dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di PT. SMI senilai Rp 221.412.830.606.

Keputusan mencicil utang pinjaman ini merupakan tanggapan pemerintah atas pertanyaan Fraksi Partai Golkar DPRD NTT yang menanyakan pengalokasian pembayaran bunga dan pokok pinjaman kepada PT. SMI.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Pembayaran bunga dan cicilan pokok tahun 2024 telah dialokasikan dalam rancangan APBD tahun anggaran 2024,” demikian tanggapan Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake, Senin (16/10/2023).

Selanjutnya dalam tanggapan Penjabat   Gubernur terhadap nota keuangan atas RAPBD NTT tahun 2024 disebutkan pinjaman reguler tahun 2020 dari PT. Bank NTT (sejumlah Rp 143 miliar) di PT. SMI (sejumlah Rp 180 miliar) telah dilunasi pada tahun 2022.

Untuk diketahui yang masih terutang adalah pinjaman PEN dari PT. SMI yakni pembayaran bunga pinjaman PEN PT. SMI sudah dibayar mulai Desember 2021. Dan untuk pembayaran cicilan pokok dilakukan mulai Desember 2023, serta pembayaran bunga dan cicilan pokok tahun 2024 telah dialokasikan dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 221.412.830.606.

Menurut Ayodhia, saat ini audit terhadap pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari dana pinjaman PEN sedang dilakukan oleh Tim Monev dari PT.SMI dan BPK Perwakilan NTT.

“Saat ini pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dana PEN sedang diaudit oleh Tim Monev dan PT SNI dan BPK,” jelasnya. (np)

Pos terkait