Ayodhia menambahkan, momentum pelantikan dan pengukuhan serta pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama merupakan bagian dari proses Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk menjaga konsistensi pengelolaan organisasi pemerintahan yang profesional dan berkiblat pada semangat meritokrasi birokrasi.
Dari 27 pejabat tersebut terdapat 19 pejabat yang dilantik (diangkat dari jabatan lama ke jabatan baru) dan 8 pejabat yang dikukuhkan.
19 Pejabat yang dilantik di antaranya :
- Henderina S. Laiskodat, SP., M.Si
Jabatan Lama : Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT
Jabatan Baru : Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi NTT.
- Yosef Rasi, S.Sos., M.Si
Jabatan Lama : Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT
Jabatan Baru : Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT
- Ruth Diana Laiskodat, S.Si.Apt., M.M
Jabatan Lama : Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT
Jabatan Baru : Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi NTT
- George M. Hadjoh, SH
Jabatan Lama : Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi NTT
Jabatan Baru : Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT
- Ir. Yohanes Oktovianus, MM
Jabatan Lama : Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT
Jabatan Baru : Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT
- Ir. Maksi Y. E. Nenabu, MT
Jabatan Lama : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi NTT
Jabatan Baru : Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi NTT
- Dr. Drs. Jusuf Lery Rupidara, M.Si Jabatan Lama : Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT
Jabatan Baru : Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT
- Ambrosius Kodo, S.Sos, MM
Jabatan Lama : Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTT







