Penjabat  Gubernur NTT Minta Nelayan Rote Gunakan Dana Hibah Kasus Montara dengan Baik

GUBERNUR ROTE2

Namun setelah melalui proses hukum yang begitu panjang, para petani rumput laut memenangkan gugatan yang berlangsung di Pengadilan Federal di Sydney-Australia.  Akhirnya perusahaan pengeboran minyak, PTTEP Australia, bersedia membayar total kerugian Rp 2,02 triliun.

“Untuk itu, kami menghimbau dan mengajak masyarakat agar mempergunakan dengan baik dana hibah ganti rugi dampak tumpahan minyak Montara untuk pemulihan ekonomi dan kesejahteraan nelayan serta mematuhi aturan dengan tidak melewati batas,” pinta  Sombu.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ayodhia mengawali tatap muka dengan menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan kepadanya bersama istri. Ia mengungkapkan rasa syukur dan senang karena berkesempatan hadir di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

“Suatu kebahagian buat kami bisa berada di tengah-tengah masyarakat Rote Ndao. Pertama-tama saya mengucapkan Selamat Paskah dan Idul Fitri bagi seluruh masyarakat Kabupaten Rote Ndao. Kiranya masyarakat Rote Ndao selalu memperoleh keberkahan,”  kata Ayodhia.

Dalam tatap muka tersebut,  Ayodhia juga mengungkapkan sejumlah isu yang menjadi perhatian, di antaranya terkait isu lintas batas dan juga isu pencemaran minyak Montara.

Hal ini penting dikarenakan perlu ada alternatif dan solusi bagi para nelayan pembudidaya rumput laut dan teripang.

“Terkait pelanggaran lintas batas antar negara, saya tegaskan untuk menjadi perhatian kita bersama. Penjabat  Bupati serta unsur Forkopimda serta jajaran terkait agar serius dalam menangani hal ini supaya ke depan tidak terulang lagi pelanggaran serupa. Selain itu, isu pencemaran akibat tumpahan minyak Montara juga menjadi perhatian serius kita, sehingga berbagai upaya untuk kepentingan nelayan dan petani rumput laut yang terdampak seperti ganti rugi terus kita upayakan. Bagi para nelayan dan petani rumput laut yang belum menerima ganti rugi, saya juga sampaikan untuk lengkapi data-data disertai dengan kelengkapan bukti-bukti yang jelas agar kelengkapan berkas tersebut menjadi dasar dan bahan untuk kami upayakan supaya segera kita temukan solusinya,”  papar pria asal Adonara, Flotim itu.

Pos terkait