KEFAMENANU KABARNTT.ID — Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (Polres TTU) resmi memulai Operasi Keselamatan Turangga 2026 dengan menggelar upacara gelar pasukan, Senin (2/2/2026). Operasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.
Upacara dipimpin Wakapolres TTU Kompol Jemy Oktovianus Noke, S.H., yang membacakan amanat Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, serta instansi terkait, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BPBD, Basarnas, Jasa Raharja, dan jajaran Polres TTU.
Dalam amanat Kapolda NTT yang dibacakan Kompol Jemy, disampaikan bahwa perkembangan transportasi serta meningkatnya mobilitas masyarakat menuntut kepolisian, khususnya satuan lalu lintas, untuk terus beradaptasi melalui pendekatan presisi guna mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.
“Perkembangan transportasi di era digital menuntut peningkatan kualitas kinerja kepolisian melalui pendekatan presisi agar keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Kompol Jemy.
Berdasarkan data Polda NTT, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 1.897 kecelakaan lalu lintas di wilayah Nusa Tenggara Timur, meningkat sekitar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia justru mengalami penurunan sebesar 27 persen atau sebanyak 374 jiwa. Sementara itu, angka pelanggaran lalu lintas juga turun sekitar 10 persen menjadi 32.200 kasus.







