Presiden Desak Segera Belanja APBD, Pemkot Kupang Gelar Rapat Terbatas

kota kupang walikota

Hal kedua, menurut Presiden, yang perlu ditindaklanjuti para kepala daerah adalah soal pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, dengan menekan laju kasus covid, kondisi ekonomi nasional di bulan Maret dan April sudah hampir menuju posisi normal.

Presiden optimis target pertumbuhan ekonomi secara nasional di kuartal kedua tahun ini bisa tercapai, ditandai dengan sejumlah indikator seperti pabrik dan manufaktur yang sudah mulai bergerak, adanya pertumbuhan konsumsi listrik baik industri maupun rumah tangga, peningkatan impor barang modal dan indeks penjualan retail serta peningkatan lainnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Presiden juga mengimbau kepada para kepala daerah untuk segera melakukan belanja APBD, baik itu belanja aparatur maupun belanja modal.

Menurutnya, pantauan pemerintah pusat transfer dana dari pusat ke daerah tidak langsung dibelanjakan tapi disimpan di bank. Padahal perputaran uang di suatu daerah sangat menentukan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Karena itu Presiden mendesak agar Pemda sesegera mungkin melakukan belanja APBD.

Usai mengikuti pembukaan rakor kepala daerah secara virtual, Wakil Walikota Kupang bersama Forkopimda yang hadir antara lain Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK, Komandan Kodim 1604 Kupang, Letkol ARH Abraham Kalelo, S.Sos, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Odermaks Sombu, SH, MA, MH, dan Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, S.E, M.Si, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si, Kalak BPBD Kota Kupang dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, melakukan rapat terbatas di ruang kerja Wakil Walikota.

Pos terkait