“Kami sangat berharap Pak Tellend apa yang kami omong ini bisa diperjuangkan dan bisa terealisasi. Kami percaya bahwa pak sangat memprioritaskan kami masyarakat di Oebufu ini,” pinta Nadus.
Menanggapi beberapa keluhan dan harapan masyarakat, Tellend Daud menegaskan akan memperjuangkan aspirasi masyarakat itu. Namun dia meminta masyarakat harus sabar karena apa yang diperjuangkan terkadang cepat terealisasi, terkadang juga lambat tergantung anggaran.
“Untuk jalan di RT 35 baru-baru memang sudah disampaikan kepada saya, dan saya bilang bahwa tahun 2022 sudah tidak bisa dan ditahun 2023 saya sangat pesimis karena anggarannya kami sudah tetapkan di bulan April lalu. Namun tentunya masing-masing anggota DPRD punya cara tersendiri bagaimana merealisasikan permintaan dari masyarakat,” jelas Tellend.
Tellend mengatakan, sudah sempat berkomunikasi dengan Dinas PU menjelaskan kondisi jalan yang rusak itu.
“Bapa mama tetap berdoa, mudah-mudahan bisa terakomodir, bisa juga di tahun 2023, bisa ada peluang untuk dikerjakan. Kalau di tahun 2024 itu saya yakin sangat bisa. Tapi tahun 2023 kita doa bersama ini menjadi perjuangan beta sehingga bisa dikerjakan,” imbuh Tellend.
Kelurahan Oebufu, kata Tellend, menjadi prioritas karena dia mendapat dukungan yang cukup besar.
“Saya harus memperjuangkan semua yang jadi keinginan warga masyarakat. Jalan di RT 35 akan menjadi prioritas untuk saya agar dikerjakan,” tegas Tellend.
Untuk lampu jalan di RT 35, kata Tellend, untuk penggantian lampu yang rusak atau yang mati sudah dianggarkan di tahun 2022, hanya pemerintah kesulitan untuk melakukan pengadaan, padahal anggarannya ada.







