“Saya berharap kepada Bapak Gubernur NTT dan juga kepada Wali Kota Kupang agar dukungannya tidak berhenti sampai di sini. Pengembangan rumah sakit ini akan berdiri bukan hanya puluhan tahun tetapi juga ratusan tahun dan akan terus kita perbaiki menyesuaikan dengan perkembangan zaman, baik bentuk fisik maupun peralatannya,” kata Terawan.
Sementara Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kesehatan karena telah mewujudkan impian masyarakat NTT yaitu memiliki fasilitas kesehatan yang bertipe A dengan bertaraf nasional bahkan internasional.
Dengan dibangunnya rumah sakit pemerintah pusat ini, kata Nae Soi, masyarakat NTT tak perlu lagi repot-repot berobat sampai jauh ke rumah sakit di Jawa.
Wagub berharap seluruh proses pembangunan rumah sakit ini berjalan lancar, terutama mengingat anggaran yang digunakan begitu besar. Direncanakan tahun 2022 nanti, rumah sakit ini sudah bisa beroperasi.
Untuk diketahui, pembangunan rumah sakit ini memiliki nilai pekerjaan fisik gedung sebesar 350,2 miliar rupiah. Pembangunan RS ini dilaksanakan secara kontrak tahun jamak dan direncanakan selesai dalam waktu 20 bulan. Dengan demikian ditargetkan selesai pada bulan Juli 2022. (den)







