Ada 5 orang dari 10 orang pejabat publik Kabupaten TTU menerima vaksin covid-19 jenis sinovac pertama pada kegiatan pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di TTU.
Kelima pejabat tersebut yakni Dandim 1618/TTU, Kepala Pengadilan Negeri Kefamenanu, Ketua Klasis GMIT TTU, Kepala Dinas Kesehatan TTU, dan Kepala Kesbangpol TTU.
Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, yang menjadi orang pertama menerima vaksin Covid-19 kepada media meminta masyarakat tidak perlu takut sebab dirinya sendiri tidak merasakan gejala setelah divaksin.
“Kepada masyarakat dan rekan-rekan yang lain yang akan divaksin, tidak perlu takut karena saya tidak merasakan apa-apa. Jarum masuk langsung divaksin dan selesai, itu saja. Jadi kurang lebihnya 5 detik, tidak boleh takut, tidak ada apa-apa,” ungkap Junaidi.
Junaidi berharap vaksin covid-19 ini dapat menambah kekebalan tubuh terhadap covid-19.
“Pesan saya ke masyarakat tentunya dengan vaksinasi ini akan membentuk her imunity, kekebalan kelompok yaitu dengan semakin banyaknya her immunity, ini akan mampu memberikan pencegahan terhadap berkembangnya transmisi virus,” harap Junaidi.
Junaidi mengimbau kepada masyarakat agar dengan pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, mari sama-sama mengalahkan covid, kita dukung vaksinasi ini sehingga akan tercipta suatu komunitas yang kebal dari Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan TTU, Thomas J.M Laka, mengatakan pelaksanaan vaksinasi covid-19 di TTU yang terpusat di Puskesmas Sasi melibatkan 10 pejabat esensial atau pejabat publik di ambah lagi 5 tenaga kesehatan.







