Tragis, Warga Sikka Diduga Meninggal Saat Digotong ke Puskesmas

sikka warga mati saat digotong

“Akhirnya saya pinjam motor dan saya sendiri turun ke Hale, telepon dokternya. Dokternya juga datang dan kami sama-sama ke Glak. Sampai di Glak, dokter  mengatakan anak ini sudah meninggal pada saat dia jatuh,” ujarnya.

Menurut dokter, pasien tersebut meninggal dunia pada saat jatuh di Kapela Glak karena ada urat saraf yang terputus.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Ketika anak ini jatuh, dia langsung meninggal karena ada urat saraf yang langsung terputus. Dokter bilang begitu,” ujar Ruben.

Ruben berharap Pemerintah Kabupaten Sikka memperhatikan jalan Hale – Kilawair untuk segera dikerjakan dan juga penempatan tenaga medis di Poskesdes Glak, Desa Hale, Kecamatan Mapitara.

“Harapan kami pemerintah harus memperhatikan terlebih jalan Hale-Kilawair harus dikerjakan dan juga penempatan tenaga medis di Poskesdes Glak,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Poskesdes Glak terkesan mubazir. “Bangunannya ada tapi tidak ada tenaga medis,” tegasnya.

Sementara itu,Kepala Puskesmas Mapitara, Laurensius Laro, dihubungi media ini via telepon, Senin (23/11/2020), membenarkan kejadian tersebut.

Laro mengatakan, pihaknya mendengar informasi tersebut ketika dihubungi oleh Kepala Desa Hale pada jam empat sore.

“Karena di Glak sinyal tidak ada  jadi sore sekitar jam empat kebetulan Kepala Desa Hale ada kegiatan di Dusun Glak, beliau menginformasikan kejadian tersebut kepada puskesmas lalu dokter dan perawat langsung menuju ke Glak,” ujarnya.

Menurutnya, akses jalannya rusak parah sehingga akses menuju Dusun Glak harus membutuhkan waktu.

“Ambulans tidak bisa masuk, motor pun kita harus parkir lalu jalan kaki,” katanya.

Pos terkait