Christian juga menekankan bahwa pemerintah harus responsif terhadap aduan masyarakat. Ia meminta seluruh ASN di Kota Kupang untuk segera menindaklanjuti aspirasi yang masuk agar kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan warga.
Christian menyampaikan fokus utama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, Serena Francis, antara lain membangun SDM yang berkualitas dan berkarakter dengan pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama serta memastikan masyarakat mendapat akses pendidikan yang baik dan layanan kesehatan yang memadai.
Fokus lainnya adalah menata Kota Kupang Berbasis Budaya dan Lingkungan, dengan penanganan sampah menjadi perhatian utama. Pemkot Kupang juga berencana membangun fasilitas pengolahan sampah di setiap kecamatan agar hanya 15% sampah yang dikirim ke TPA Alak. Serta pembangunan taman kota yang lebih hidup dan bernyawa, bukan sekadar ruang terbuka tanpa aktivitas.
Pemkot Kupang di bawah kepemimpinan. Chris dan Serena juga akan meningkatkan ekonomi berbasis UMKM, dengan meningkatkan akses permodalan dan pelatihan keterampilan bagi pelaku usaha kecil serta memanfaatkan ruang publik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Fokus lainnya adalah mewujudkan pemerintahan yang efisien dan transparan, dengan menghapus pemborosan anggaran, terutama untuk kepentingan pejabat, dan memfokuskan anggaran pada kesejahteraan masyarakat, serta tidak lagi menggunakan pengawalan berlebihan bagi pejabat kota.
Christian menambahkan, salah satu poin yang menjadi fokus perhatian mereka adalah meningkatkan kolaborasi dan partisipasi publik, dengan menjalin kerja sama erat dengan DPRD, tokoh agama, masyarakat, dan semua elemen kota. Serta mengajak warga untuk aktif dalam program-program pembangunan demi masa depan Kota Kupang yang lebih baik.







