Warga Manutapen Minta Pemkot Perbaiki Jalan Rusak

kota kupang manutapen

Pada kesempatan yang sama George Kupang menyampaikan beberapa hal terkait dengan program Pemerintah Kota Kupang ke depan. Antara lain penanaman sorgum, kelor, budidaya perikanan air tawar, ternak ayam pedaging dan ayam  petelur di tanah milik Pemkot Kupang dan masyarakat yang telah dimulai  beberapa waktu lalu.

George juga mengajak  masyarakat untuk memanfaatkan setiap lahan pekarangan rumahnya dengan mengembangkan pertanian hortikultura (cabai, tomat dan sayur-mayur) sebagai sebuah gerakan bersama.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menurutnya,  ini penting dilakukan agar  mampu menekan laju inflasi sekaligus siap menghadapi isu resesi ekonomi tahun depan.

Kepada para pimpinan perangkat daerah, George menegaskan agar setiap usulan masyarakat yang disampaikan  segera disikapi dengan melihat urgensi persoalannya.

“Jika bisa ditangani segera maka langsung diselesaikan, tidak perlu ditunda-tunda. Sedangkan untuk usulan yang membutuhkan biaya besar dicatat oleh masing-masing dinas  kemudian diusulkan  pada pembahasan anggaran berikut,” tegasnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas  Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang,  Maxi Dethan, menjelaskan bahwa telah ada pertemuan koordinasi antara PUPR Kota Kupang, Balai Jalan serta Pemerintah Provinsi NTT terkait ruas jalan yang rusak akibat galian pipa.

Koordinasi para pihak tersebut telah disepakati untuk membagi kewenangan dalam menyelesaikan beberapa hal sekaligus antara lain jalan dan drainase.

“Kami telah menyepakati untuk membagi kewenangan, apa yang menjadi kewenangan Provinsi akan diselesaikan oleh Provinsi, begitu juga Pemkot dan Balai Jalan akan menyelesaikan persoalannya masing-masing sesuai kewenangannya.  Sedangkan yang menjadi kewenangan kota akan segera dilakukan survei  oleh PUPR Kota Kupang bersama pemerintah kelurahan,” ungkap Maxi.

Pos terkait