“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran keselamatan pelayaran, terutama saat cuaca ekstrem. Jangan sampai ada over kapasitas baik barang maupun penumpang,” tegasnya.
Juga untuk transportasi udara dan transportasi darat, Melki meminta agar pihak Angkasa Pura dan maskapai penerbangan memastikan alur pergerakan penumpang secara tertib, aman, dan mengantisipasi kepadatan. Dan khusus untuk Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTT agar memetakan titik-titik rawan kemacetan dan menyiapkan rekayasa lalu lintas.
Untuk layanan kesehatan dan keamanan, Melki juga memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menyiapkan tim medis siaga di bandara, pelabuhan, terminal, dan tempat keramaian. Sementara TNI dan Polri mengamankan jalur transportasi, rumah ibadah, tempat wisata, pasar, dan titik keramaian lainnya.
Kepada seluruh masyarakat NTT, Melki mengajak untuk tetap waspada, tidak melakukan perjalanan saat cuaca buruk, dan selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah.
Peduli Bencana Sumatera
Menyikapi bencana yang sedang melanda wilayah Banda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Melki menyampaikan belasungkawa dan dukacita mendalam untuk semua korban bencana.
Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, Pemerintah Provinsi NTT akan memberikan bantuan berupa uang tunai senilai 1,5 miliar yang akan disalurkan ke rekening provinsi dan atau kabupaten/kota terdampak.
“Terkait bencana di Sumatera, kemarin kami sudah rapat dan kita putuskan untuk bantu. Rencananya dalam bentuk uang tunai senilai 1,5 miliar,” ujar Melki.







