Sesuai amanat juknis, perlu dilaksanakan sosialisasi standarisasi pelaksanaan keamanan protokol kesehatan Covid-19 bagi pemilik/penanggung jawab hotel dan restoran tersebut.
“Kita berbangga bahwa Provinsi NTT hari ini dalam kwartal ke 3 tahun 2020 ini, ekonominya luar biasa bergerak. Saat ini berada pada posisi 3,6. Hal ini sesuatu yang luar biasa dibandingkan dengan semester dua tahun ini yang minus 1,93. Posisi perekonomian kita yang bergerak maju karena kerja kolaboratif antara pemerintah dan dunia usaha dalam mengatur dan menunjang fasilitas bagi tamu yang datang di Kota Kupang, Ini sangat membantu meningkatkan ekonomi kita, kita menyadari bahwa begitu banyak tamu yang datang dan menunjang ekonomi masyarakat Kota Kupang, bapak/ibu adalah orang-orang terdepan dalam membantu kami, PAD kita selain dari PBB, kontribusinya dari pajak hotel dan restoran yang bapak/ibu setor,” tutur Jeriko. (pkp_sny/jm/den)







