Jika dilihat dari ketinggian, areal sawah ini akan terlihat seperti sarang laba-laba. Maka disebut sawah sarang laba-laba.
Perjalanan terus dilanjutkan menuju ke barat Pulau Flores. Sebelum memasuki Kota Labuan Bajo, riders berkunjung ke SMKS Bina Mandiri, Nggorang, Labuan Bajo, Manggarai Barat. Di sini mereka diterima dan disambut dengan pengalungan selendang songket Manggarai dan tarian “tiba meka”, “danding” hingga “caci”.
Kehadiran para riders ke tempat ini untuk memberikan semangat kepada para murid sebagai generasi penerus bangsa untuk semakin terpacu dalam mengejar impian dan cita-citanya.
Perjalanan tour menjelajahi Flores “Tour Jelajah Flores 1001 Tikungan” untuk Tour de Flores Heritage 2022 (TdFH) kali ini berakhir di Gua Batu Cermin.
Para legenda disambut oleh anggota Komisi X DPR RI, Dr. Andreas Hugo Parera, Kadis Pariwisata NTT, Sony Libing, Kadispar Mabar, Pius Baut dan Direktus BOPLF, Shana Fatima. (ias)







