Sementara itu, Gabriel Janu, Ketua Seksi Kepemudaan mengatakan bahwa kegiatan ini menyasar juga Orang Muda Katolik agar mereka terdorong untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Karena itu diharapkan pasca pelatihan ini mereka harus memiliki jiwa kewirausahan alias entrepreneurship. Jika tidak bisa tergilas zaman.
Salah seorang peserta pelatihan, Ibu Maria Elda Tauk, mengungkapkan rasa sukacitanya. Karena baginya pelatihan ini adalah berkat awal tahun untuk ke- 30 perempuan Santa Familia Sikumana.
Elda berharap agar peserta dapat mengimplementasikan pelatihan ini dengan menjual produknya setiap hari Minggu di Pasar Mingguan SaFaNa. “Kami berobsesi untuk menciptakan produk sendiri dengan branding SaFaNa. Kami berharap agar Dinas PMPTSP Provinsi dapat memfasilitasi produk UMKM para perempuan ini untuk bersaing pada NTT Mart,” harap Elda. (*/den)







