Jelang 100 Hari, Gubernur NTT Luncurkan Dua Program Strategis

ovop2
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90

“NTT adalah tanah kaya dengan sumber daya alam melimpah dari sabana hingga lautan, serta memiliki potensi pariwisata dan energi baru terbarukan yang luar biasa. Laut Sawu sebagai ekosistem laut yang kaya, mendukung keanekaragaman hayati yang unik di dunia,” katanya.

Melki juga menekankan pentingnya membangun semangat kebanggaan, identitas, dan kemandirian masyarakat desa melalui OVOP. Produk lokal akan dikembangkan sesuai standar pasar, diberi nilai tambah melalui inovasi, dan didorong untuk masuk ke pasar nasional dan internasional.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Dengan OVOP, desa bukan hanya tempat tinggal, tapi pusat produksi, inovasi, dan kebangkitan ekonomi rakyat. OVOP menjadi landasan Gerakan Beli Produk NTT sebagai upaya besar untuk pergerakan ekonomi desa di NTT,” tegas Ketua DPD I Golkar NTT itu.

Melki juga mengajak semua pihak mulai dari pemerintah kabupaten/kota, perangkat desa, BUMDes, UMKM, PKK, kelompok tani, pemuda, hingga mitra swasta dan Koperasi Desa Merah Putih untuk bergotong royong menghidupkan semangat OVOP.

Selain itu, Melki juga mengingatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menjaga konsistensi kualitas produk dan kontinuitas produksi, karena produk yang dihasilkan mencerminkan komitmen dan integritas mereka.

“Kita memulai langkah besar kebangkitan ekonomi NTT dari desa. Mari bersatu menjaga kejujuran, membangun kepercayaan, dan mempererat hubungan antar pelaku usaha. Kepercayaan adalah aset terbesar yang harus kita jaga,” ajaknya.

44 Produk Unggulan

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Viktor Manek, mengatakan, launching OVOP, Gerakan Beli Produk NTT, dan Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah menampilkan 44 produk unggulan dari desa atau kelurahan lokus OVOP.

Pos terkait