Penjabat Wali Kota Kupang mengakhiri sambutannya dengan melepas armada mobil tangki sebagai tanda dimulainya kegiatan penyaluran air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kota Kupang.
Pelaksana Harian Kepala Bidang Kedaruratan Logistik BPBD Kota Kupang Aorbanis I. Fuah, S.H. dalam laporannya menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan oleh BPBD Kota Kupang bertujuan untuk mencegah dampak kekeringan semakin meluas di Kota Kupang serta untuk mengatasi kekurangan akan kebutuhan air bersih yang dialami oleh masyarakat Kota Kupang.
“Sasaran utama dari pelaksanaan penyaluran bantuan air bersih yaitu masyarakat Kota Kupang terdampak kekeringan pada 51 kelurahan di 6 kecamatan yang memerlukan bantuan air bersih. Kegiatan distribusi bantuan air bersih ini akan dilaksanakan selama 2 bulan yaitu sejak tanggal 2 November sampai dengan tanggal 30 Desember 2022 selama hari kerja,” jelasnya.
Ditambahkannya, untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan maka Pemerintah Kota Kupang melalui BPBD dan perangkat daerah lainnya berkolaborasi untuk menyiapkan armada yang akan digunakan untuk pendistribusian air bersih yaitu 4 unit mobil tangki dari BPBD, 1 unit mobil tangki PDAM Kota Kupang dan 9 mobil tangki bantuan Forum PRB Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Sementata personil yang melakukan distribusi dan pendampingan sejumlah 37 orang yang terdiri dari 30 orang dari BPBD Kota Kupang, 4 orang dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), 2 orang dari Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Kupang, 1 orang dari PDAM Kota Kupang dan 9 orang dari Forum PRB Provinsi NTT.







