Pembahasan ulang dengan pemerintah itu, kata Inche, baik di panitia anggaran maupun dengan gabungan komisi untuk mendengarkan penjelasan pemerintah secara serius. “Harus dibicarakan lagi jika terjadi perubahan yang cukup serius tersebut,” imbuhnya.
Sementara Ketua DPRD NTT, Emy Nomleni, lewat chat whatshappnya, Jumat (7/5/2021) malam mengatakan, persoalan pinjaman Pemerintah Provinsi NTT Rp 1,5 triliun dengan bunga Rp 700 miliar dari PT. MSI masih dibahas secara serius oleh anggota komisi.
Kapan pembahasan itu, kata Emy, belum ditentukan waktunya.
“Masalah ini masih dibahas oleh teman-teman di komisi, sehingga belum ditentukan waktu untuk RDP dengan pemerintah,” kata Emy melalui chat whatshapp. (np)







