“Kita ingin sesuatu yang baru dan perubahan ke arah yang lebih baik. Jika 500 orang saja dari 5000 peserta pelatihan ini berhasil dampak bagi perekonomian Kota Kupang pasti sangat luar biasa,” ungkapnya optimis.
Karena itu Jefri mengimbau para peserta untuk mengikuti kegiatan ini secara baik untuk kemudian dipraktekkan dalam keseharian mereka nanti.
Kepala Bidang Layanan E-Government Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP, MM. selaku moderator dalam acara ngopi sore tersebut menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah agar para remaja, pemuda dan pelaku UMKM di Kota Kupang bisa memiliki skill digital marketing yang handal yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidup, baik melalui dunia kerja maupun usaha.
Kegiatan ini, menurutnya, terlaksana berkat kerja sama antara Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pariwisata dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang didukung oleh Jeriko Creative Hub.
Para peserta akan dibimbing oleh narasumber berpengalaman Victor Nicky dari Molecule Tech Kupang yang akan membawakan materi seputar digital marketing.
Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stanley Boimau, yang turut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi pelatihan ini sebagai langkah bagus Pemkot Kupang yang harus didukung.
Diakuinya saat ini Pemkot Kupang sesungguhnya memilik aset yang sangat besar yakni ribuan anak muda yang tersebar di tiap-tiap kelurahan.
Sayangnya, akibat pandemik Covid 19 yang berkepanjangan banyak dari mereka terancam kehilangan pekerjaan. Karena itu dia berterima kasih kepada Pemkot Kupang yang telah membantu mencari salah satu solusi atas persoalan ini.







