“Anak-anak NTT harus berani bermimpi besar. Kami akan memastikan mereka punya peluang yang sama untuk bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ujar Gubernur Melki.
- Optimalisasi PAD dengan Pemanfaatan Aset Daerah
Pemerintah NTT akan mengoptimalkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memperbaiki sistem pajak, retribusi, serta pemanfaatan aset daerah. Salah satu contohnya adalah Pasar Oesao, yang sebelumnya hanya menghasilkan Rp100 juta per tahun saat dikelola pemerintah daerah, namun meningkat menjadi Rp1 miliar lebih per tahun setelah dikerjasamakan dengan Pemuda GMIT setempat.
“Kami tidak ingin aset daerah hanya menjadi beban. Dengan pengelolaan yang profesional, aset-aset ini bisa menjadi sumber pendapatan yang besar bagi daerah,” ungkap Wakil Ketua Umum DPP Golkar ini.
- Reformasi Birokrasi dan Pengisian Jabatan Strategis
Untuk memastikan efektivitas pemerintahan, Pemprov NTT akan segera mengisi kekosongan jabatan di OPD dengan pejabat definitif. Evaluasi akan dilakukan untuk memastikan bahwa setiap posisi strategis diisi oleh individu yang kompeten, profesional, dan berintegritas.
“Pemerintahan yang kuat harus punya tim yang solid. Kami akan pastikan bahwa setiap pejabat yang ditunjuk mampu bekerja cepat, efisien, dan melayani masyarakat dengan baik,” jelasnya.
NTT Siap Bangkit dengan Ekonomi Gotong Royong
Menurut Gubernur Melki, enam program ini bukan hanya langkah awal, tetapi fondasi utama pembangunan NTT selama lima tahun ke depan. Dengan ekonomi berbasis Koperasi Merah Putih, penguatan UMKM, optimalisasi PAD, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, NTT siap menjadi provinsi yang maju. Seluruh upaya ini berorientasi pada satu tujuan besar, yaitu mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan dalam 5 (lima) tahun ke depan.







