Tampil di Kefamenanu, Gedung Swasti Sari Cetak Sejarah

swasti sari ttu1

Meski menghadapi pandemi Covid-19, Sason mengaku bangga dengan Swasti Sari. Bangga karena Swasti Sari tetap eksis dan tetap konsisten melayani. Padahall banyak pengusaha dan sektor lain mengalami defisit serta merumahkan karyawannya akibat dari pandemi.

“Dengan konsisten dan mantap kami tetap eksi dalam pandemi Covid-19 yang menggoyang perekonomian dalam skala besar. Banyak perusahaan yang defisit dan banyak karyawan dirumahkan, namun Swasti Sari tetap berdiri dengan kokoh dan tidak merumahkan karyawan. Ini moment yang sangat baik karena koperasi ini sangat konsisten dan aman dalam keadaan apapun. Ya, ini semua adalah kerja dan dukungan masyarakat,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sason berharap agar management Swasti Sari Cabang Kefamenanu bisa merawat dan menjaga dengan baik gedung Kantor Cabang Kefamenanu. Pasalnya, anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan gedung ini mencapai Rp 6,4 miliar.

“Jaga ini dengan baik, ini milik masyarakat, layani masyarakat dengan sungguh dan perbaiki ekonomi mereka. Itulah tujuan gedung ini dibangun dan kamu berada di sini untuk melayani,” tegasnya kepada para pengelola Swasti Sari Kefamenanu.

Sason menguraikan, pinjaman beredar yang dikumpulkan hampir Rp 1 triliun. Dana senilai ini dikembalikan ke anggota untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat karena sudah menjadi visi dan misi berdirinya Kopdit Swasti Sari membantu ekonomi masyarakat.

Sason juga mengakui di tengah pandemi Covid-19, Swasti Sari termasuk sehat dan aman. “Likuiditas koperasi ini di tengah pandemi tergolong sangat aman, yakni di atas 17,15 persen,” katanya bangga. (rambu prailiang)

Pos terkait