Di tengah gelora semangat nasionalisme dan patriotisme yang senantiasa mengiringi peringatan kemerdekaan, Bupati David mengajak seluruh komponen masyarakat Timor Tengah Utara untuk terus bersemangat menjadi pelaku pembangunan yang menghadirkan berbagai prestasi bagi kemajuan Timor Tengah Utara.
Walau tidak dalam capaian yang fantastis, tutur Juandi, kondisi hari ini membuat kita optimis melihat perubahan Timor Tengah Utara menuju ke arah yang lebih baik.
Trend positif perubahan itu, jelasnya, dapat dilihat dari Data dan Informasi Statistik Kabupaten TTU, antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator – kualitas pembangunan manusia, meningkat dari 62,03 % pada tahun 2017 menjadi 63,69 % pada tahun 2021, Usia Harapan Hidup sebagai indikator kesehatan meningkat dari 66,45 % pertahun pada 2018 menjadi 66,96% pertahun pada 2020.
“Namun masih ada satu persoalan bidang kesehatan yang harus kita tuntaskan ke depan yakni tingginya prevalensi stunting. Saat ini semua komponen masyarakat dan pemerintah daerah sedang gencar melakukan upaya percepatan penurunan prevalensi stunting,” ungkapnya.
David mengatakan, dengan semangat peringatan kemerdekaan, kita dapat menuntaskan upaya penurunan prevalensi stunting hingga berada di bawah ambang toleransi WHO pada akhir tahun ini.
Pertumbuhan ekonomi kabupaten ini, katanya, terus meningkat dari 4,42 % pada 2012 menjadi 5,10 % pada 2019, Namun pada tahun 2020, nilai pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Utara turun signifikan hingga mencapai -0,59% (minus nol koma lima puluh sembilan persen) diakibatkan oleh pandemi Covid -19 yang terjadi di seluruh dunia.







