Keempat, dukungan bagi generasi agripreneur. Andriko juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk menjadi agripreneur yang sukses. Menurutnya, pemuda harus memanfaatkan potensi sumber daya lokal dan teknologi untuk menciptakan peluang usaha di sektor pertanian dan pangan. “Kalian adalah masa depan NTT. Jadilah inovator yang membawa perubahan nyata bagi kemajuan daerah ini,” katanya.
Untuk diketahui, Politeknik “Ben Mboi” yang merupakan bagian dari Universitas Pertahanan RI, saat ini memiliki tujuh program studi dan sekarang telah terdapat empat angkatan. Setiap angkatan terdiri dari 175 mahasiswa, menjadikan institusi ini sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi strategis di perbatasan Indonesia.
Ditemui usai memberikan kuliah umum Andriko menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam membangun kedaulatan pangan di daerah.

“Universitas ini adalah tempat mendidik dan membina generasi muda untuk menjadi calon-calon pemimpin masa depan. Di sini, nilai-nilai kesatuan, kebersamaan, serta semangat membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditanamkan dengan kuat,” ujarnya kepada Tim Humas Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT.
Dalam kuliah umum yang disampaikan, Andriko sengaja mengangkat tema kedaulatan pangan di NTT dan menekankan perlunya keterlibatan aktif mahasiswa Unhan dalam menciptakan solusi inovatif untuk sektor pangan.







