Dinas Pertanian TTU Dapat Bantuan Program Pompanisasi Antisipasi Rawan Pangan dari Kementerian Pertanian

IMG 20240806 WA0017

Dari hasil kebun contoh milik milik dinas, lanjut Charles, pihaknya telah menyumbangkan PAD sebesar Rp10 juta.

“Memang ini (PAD-red) kecil tetapi nilai edukasinya itu yang perlu kita cari,” ucapnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Terkait antisipasi perubahan iklim, lanjut Charles, maka Dinas Pertanian TTU mendorong para petani untuk menanam sesuai iklim, seperti, menanam aneka hortikultura dengan jumlah air yang terbatas.

“Tetapi di lokasi yang ada air maka kita dorong untuk tanam padi sesuai kebijakan kementrian Pertanian untuk mengisi kekurangan tanam padi sebanyak dua juta hektare sehingga Kabupaten TTU juga sebagai penyumbang luas lahan areal tanam padi,” tegasnya.

Selain gerakan menuju ketersediaan pangan di masyarakat, demikian Chairel, namun Dinas Pertanian TTU juga melakukan berbagai terobosan di kebun percontohan milik dinas.

“Bagaimana kita menanam sayur dengan kondisi sekarang dengan manfaatkan teknologi dan lain-lain. tempat itu (Kebun percontohan Km 6 Sasi-red) sebagi tempat belajar jadi ada dari (Mahasiswa-red) Fakultas Pertanian dan siswa SMK dan petani yang belajar di situ,” jelasnya.

Di akhir wawancara, Charles mengharapkan kepada masyarakat petani bisa menyesuaikan kondisi iklim yang berubah saat ini. Pasalnya, menurut Charles, kondisi Pertanian saat ini sedang “tidak baik-baik saja” namun masyarakat perlu beradaptasi dan akan terus didorong serta dibantu dinas pertanian.

“Saya optimis dengan gerakan bersama dengan kekuatan dan sumber daya yang ada pada kita maka mudah-mudahan kita bisa keluar dari kondisi ini,” tutupnya. (siu)

Pos terkait