“Karena itu kami sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah, supaya kami bisa memperoleh tempat menampung ikan,” ujar Agustina.
Permintaannya langsung disetujui oleh Gubernur Laiskodat, yang saat itu berjanji segera merealisasikan permintaan para pedagang pasar.
Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menjelaskan bahwa Kredit Mikro Merdeka adalah skim kredit yang sengaja didesain untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kecil yang mau berusaha.
Dengan nilai pinjaman Rp 5 juta, masyarakat diberikan banyak kemudahan seperti mendapatkan kredit tanpa jaminan, tanpa bunga dan tanpa gangguan rentenir. (den)







