KOTA KUPANG kabarntt.id—Untuk mewujudkan Kota Kupang yang bersih dan indah dibutuhkan kerja sama semua pihak serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Kupang.
Oleh sebab itu fasilitas angkutan sampah yang dimiliki Pemerintah Kota Kupang harus dimanfaatkan dengan baik. Jangan sampai fasilitasnya banyak, namun sampah berserakan di mana-mana dan menebar penyakit di lingkungan masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Kota kupang, Dominggus Kale Hia, Rabu (23/6/2021), mengatakan sampah sejauh ini masih menjadi masalah serius di Kota Kupang.
Setiap kali rapat dengan Dinas Kebersihan Kota Kupang sudah diingatkan agar memperhatikan masalah sampah di Kota Kupang yang berserakan karena terlambat diangkut.
“Masyarakat harus diedukasi dengan baik tentang jam pembuangan sampah dan cara yang benar membuang sampah supaya lebih teratur. Bak sampah juga harus bersih sehingga tidak menjadi tempat sarang nyamuk dan penyakit lainnya bagi masyarakat,” tegas Dominggus kepada kabarntt.id.
Dominggus mengatakan, pemerintah juga mesti memilih tempat yang tepat dan strategis membangun bak sampah. Kontainer sampah juga perlu disiapkan di pasar-pasar tradisional.
“Ada beberapa kelurahan di Kota Kupang yang belum ada bak sampah, sehingga mereka bingung mau buang di mana. Ini harus menjadi salah satu agenda yang dipenuhi, jangan sampai masyarakat buang sampah di kali dan pada waktu hujan baru kita panen banjir akibat membuang sampah sembarangan,” imbuhnya.
Dominggus menghimbau penerintah agar segera membenahi seluruh fasilitas kebersihan di Kota Kupang sebelum musim hujan. “Drainase yang masih terbengkalai segera diselesaikan sehingga kita tidak mengalami banjir dan genangan air di mana-mana saat hujan. Harus sedia payung sebelum hujan. Mari kita mewujudkan Kota Kupang yang bersih dan aman bagi masyarakatnya dengan terus berbenah,” kata wakil rakyat dari Partai Hanura ini. (np)







