Salah satu pengasuh Panti Asuhan Acamister Dulionan Watowiti, Angela Meyora J N Uran, menjelaskan, yayasan ini sudah ada sejak tahun 1999 tapi untuk legalitas dan administrasinya baru tanggal 15 Januari 2010.
Saat ini panti ini menampung 42 anak, rinciannya 37 orang tinggal dalam panti dan 5 orang tinggal di luar panti. Hanya sebagian besar berasal dari Kabupaten Flores Timur.
“Sebagai pengurus panti dan pengasuh bantuan yang diberikan ini merupakan salah satu pemenuhan kebutuhan hidup anak-anak Panti Asuhan Acamister Duli Onan Watowiti. Karena melalui bantuan berupa beras, gula pasir, mie instan sangat menunjang sistem perkembangan setiap anak dalam hal ini anak anak dapat beraktivitas dengan baik karena makan minumnya terpenuhi dan terjamin,” kata Angela.
Angela menitipkan harapan untuk pemerintah bukan hanya sekadar memberi bantuan saja namun sama-sama memberdayakan mereka, juga membantu mencari pengasuh yang profesional karena masih sangat kurang dari sisi tenaga pengasuh.
Dari Panti Asuhan di Watowiti, Tunggul Jati didampingi oleh Kasdim dan Perwira Staf Kodim menuju Masjid Ashomad Postoh dan diterima dengan penuh kasih oleh Takmir Masjid, Ashomad Postoh.
Di Masjid Ashomad Postoh, Tunggul Jati bersama rombongan doa bersama dipimpin Ustad Bambang bersama jemaah yang hadir. Seusai doa Bersama, Dandim memberikan bantuan kepada anak yatim.
Sebelum kembali, Tunggul Jati mengatakan pihaknya hanya bisa memberikan sumbangan sekadarnya kepada masyarakat sebagai tanda kepedulian dengan masyarakat.







