“Proses penyiapan data ini sangat penting dilakukan sebelum kita meminta rekomendasi gubernur. Data mesti valid, lampirannya lengkap dan masuk semua sehingga jangan ada yang tertinggal. Upaya sudah dilakukan maksimal namun karena akses masyarakat yang terdampak tersebar di 119 desa /kelurahan sehingga sampai saat ini (2 April 2024/Red) dari data 5.684 yang kita usulkan masih tersisa 600-an yang belum dikirim dari Desa/Kelurahan,” ungkap Semy.
Semy berharap dukungan pemerintah desa/kelurahan untuk melengkapi data yang kurang dan segera memasukkan ke BPBD untuk disatukan dan dikirim. Karena ada juga data di beberapa desa/kelurahan yang masih perlu perbaikan.
“Kami memperhatikan arahan Pak Bupati agar jangan ada usulan masyarakat yang ditinggalkan, dilengkapi semua dan kirimkan secepatnya ke BNPB sehingga semua masyarakat yang terdampak segera menerima bantuan,“ kata Semy. (prokopim kabupaten kupang)







