Pemkot Kupang Gandeng Sinode GMIT Kelola Sumur Bor

Kota Kupang Kerja sama dengan GMIT

“Ini merupakan suatu kebanggaan kami, karena melalui kemitraan ini kita bisa menambah debit air dari lingkungan Sinode GMIT untuk membantu minimal 800 kepala keluarga di sekitarnya, yang mana selama ini belum terpenuhi secara baik, dengan tentunya akan tetap memperhatikan prioritas kebutuhan di lingkungan Sinode GMIT itu sendiri,” kata Jefri.

Jefri menegaskan, Pemkot Kupang terus berupaya mencari sumber air untuk memenuhi seluruh kebutuhan air minum masyarakat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ketua Partai Demokrat NTT itu juga mengimbau masyarakat untuk bijaksana dalam pemanfaatan air dan turut dalam program menanam pohon untuk tanam air, yang secara jangka panjang dinilai mampu menyimpan air dalam tanah.

Jefri mengatakan, selain menjalin kemitraan dengan masyarakat dan lembaga melalui pengelolaan sumur bor, Pemerintah Kota Kupang saat ini juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kali Dendeng dengan kapasitas 150 liter/ detik.

Ketua Sinode GMIT, Pdt. Dr. Merry Kolimon, M.Th., mengatakan, kerja sama ini merupakan salah satu pelayanan gereja dalam hal ini Sinode GMIT kepada masyarakat dan tanggung jawab sebagai makhluk Tuhan yang telah diberi kepercayaan menjaga kelestarian lingkungan, khususnya air melalui program tanam pohon, tanam air.

Selain mendukung untuk pemanfaatan air di lingkungannya, Sinode GMIT juga menyatakan terbuka untuk kerja sama dengan Pemkot Kupang terutama untuk membantu masyarakat. Tak lupa Pendeta Dr. Mery Kolimon mengapresiasi upaya Pemkot melalui kerja sama tersebut.

Pos terkait