LARANTUKA kabarntt.id—Para petani di Kabupaten Flores Timur (Flotim) mendapat edukasi berharga bagaimana menghadapi ancaman bencana sekaligus menyiapkan lahan pertanian berbasis aplikasi.
Edukasi untuk para petani ini diselenggarakan World Neigbors (WN) dan Catholic Relief Services (CRS) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Flotim dalam workshop dua hari, Kamis-Jumat (2-3/2/2023) di Hotel Sunrise, Weri, Larantuka.
Workshop ini menyasar masyarakat yang bekerja sebagai petani untuk menggunakan aplikasi dalam hal kesiapsiagaan pertanian dan bencana.
Koordinator kegiatan workshop, Januarius Bala, kepada kabarntt.id mengatakan, kegiatan ini berjalan dalam kolaborasi dengan Pemkab Flotim.
Workshop, jelas Januarius, bertujuan untuk membahas penyusunan rencana aksi terkait kesiapsiagaan pertanian dan respon bencana di daerah dalam rangka melindungi warga masyarakat dari ancaman dan risiko bencana di semua tahapan atau siklus penanggulangan bencana dengan melibatkan perguruan tinggi melalui inovasi teknis dari Institut Teknologi Bandung.
Januaris berharap agar kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat senantiasa harus direncanakan sebaik mungkin dalam menghadapi krisis global saat ini yang dilakukan secara tangkas, tepat sasaran, dan tidak bertele-tele. pada sebuah keputusan yang harus dilandaskan prinsip kemanusiaan dan saling menghargai. (abh)







