Pimpinan DPRD Kupang Apresiasi Swasti Sari Bantu Penerangan Warga

kupang gm swastisari ketua dprd
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase (kiri) dan GM Swasti Sari, Yohanes Sason Helan

OELAMASI kabarntt.id—Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase, turut hadir dalam sosialisasi Kopdit Swasti Sari bersama warga Desa Taukua, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Rabu (22/2/2023).

Politisi  PDI P tersebut sangat mengapresiasi dukungan penuh Kopdit Swasti Sari kepada Pemerintah Kabupaten Kupang untuk kesejahteraan masyarakat. Saat ini Kopdit Swasti Sari membantu warga untuk mendapatkan penerangan dalam pemasangan meteran listrik di rumah warga.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Saya sangat senang peran dari Kopdit Swasti Sari. Bapa-mama dong kalau sudah jadi anggota Swasti Sari berhenti sudah pinjam di koperasi harian karena buat susah. Sebagai pimpinan DPRD saya sangat bangga bangunan Kopdit Swasti Sari yang sangat megah di Kabupaten Kupang. Itu menggambarkan kesuksesan koperasi dalam mensejahterakan anggotanya, dan kami sangat berterima kasih yang tinggi Pak GM dan teman-teman pengurus,”  kata Mase.

Mase juga menegaskan bahwa Kopdit Swasti Sari bukan koperasi abal-abal. Terbukti anggota Koperasi Swasti Sari Cabang Osao saja sudah mencapai 27 ribu anggota.

“Anggota Koperasi Kopdit Swasti Sari Cabang Osao mencapai 27 ribu anggota. Saya mau bilang bahwa koperasi ini bukan abal-abal, koperasi ini sangat membantu Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di sini dan itu sudah terbukti,” tegasnya.

Menurut Mase, Swasti Sari selalu merawat anggotanya dengan baik. “Terbukti mereka bisa membantu menerangkan desa di Fatuleu Barat ini. Dan mereka lebih peka dari pada kami sebagai pemerintah. Inilah mereka, dan kami sangat bersyukur mereka ada di sini di daerah tercinta ini,” tandas Mase.

Mase mengatakan tidak mudah membantu warga dengan penerangan listrik. Selalu ada mekanisme pembahasan untuk mendatangkan jaringan listrik ke desa.

“Kalau butuh anggaran di Kabupaten Kupang saya pigi ini saya tutup mata selesai. Tapi bicara listrik ini punya mekanisme dan managemen tersendiri. Dan ketika saya dengar Kopdit Swasti Sari mau bantu warga di sini, saya bilang saya sepakat dengan Swasti Sari. Sebenarnya bisa saja saya sebagai wakil rakyat mengambil alih itu karena Kopdit Swasti Sari sudah mendahului dan saya tinggal bantu bayar angsuran saja, tapi kan masyarakat tidak percaya sama saya,” imbuhnya.

Setelah sosialisasi, GM Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan, menyerahkan Daperma kepada dua ahli waris anggota yang meninggal dunia.   (np)

Pos terkait