Linus Lusi menuturkan kehadirannya untuk menyerahkan langsung bantuan tersebut merupakan panggilan dari kepedulian kultural sebagai Penjabat Wali Kota Kupang sekaligus warga Lamaholot di Kota Kupang. Diakuinya secara pribadi dia juga adalah warga Lewotobi bagian dari keluarga besar Lamaholot yang punya utang budi kepada Lamaholot.
Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur, Drs. Petrus Pedo Maran, S.Pi., M.Si atas nama Pemerintah dan masyarakat Flores Timur menyampaikan terima kasih kepada Penjabat Wali Kota beserta seluruh jajaran di Pemerintah Kota Kupang baik ASN maupun PTT dan masyarakat Kota Kupang yang sudah berkenan memberi bantuan sebagai wujud bela rasa dan dukungan.
“Kami sungguh merasa tidak sendiri. Saudara-saudara sudah ada bersama kami dan memberikan dukungan. Kunjungan ini menjadi suka cita besar bagi kami. Masyarakat yang dikunjungi tentu merasa dikuatkan. Bantuan ini menjadi kado Natal istimewa tahun ini bagi masyarakat di kamp pengungsi ” tuturnya.
Kalak BPBD Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si menjelaskan BPBD Kota Kupang yang dipercaya sebagai koordinator telah melakukan koordinasi internal Pemkot Kupang untuk mengumpulkan donasi bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Bantuan yang diserahkan hari ini merupakan bagian dari bela rasa dari ASN, PTT dan sekolah-sekolah yang ada di Kota Kupang.
Sementara itu Plt. Kadis Sosial Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP., M.Si menambahkan pasca erupsi lalu pihaknya telah mengirimkan kurang lebih 26 personel Tagana sebagai sukarelawan untuk membantu para pengungsi. Selain bantuan uang tunai, Pemkot Kupang juga telah menyiapkan sejumlah bantuan material yang saat ini sedang dalam proses pengiriman. (prokopim kota kpg/ansel ladjar/sonny radjah)







