SVD 100 Tahun di Lembata, Penjabat Bupati Minta Dukungan Gereja

lembata penjabat bupati minta dukungan gereja
Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa, tampil pada seminar 100 Tahun SVD di Lembata, Sabtu (17/9/2022)

“Kaum awam juga hadir di sini, jelas akan melihat catatan sejarah dan rekam jejak gereja lokal,” kata Lukas Jua.

Menurut ahli kitab suci dari IFTK Ledalero ini, para misionaris melakukan karya misi iman di Lembata merupakan berkat, karya dan utusan dari Tuhan untuk mewartakan Sabda dan Injil. “Kita semua hadir pada seminar ini juga ingin sharing atau napak tilas tentang karya iman para misionaris dan kita belajar untuk membangun karya pastoral masa depan. Dalam konteks misi modern saat ini kita lihat berbagai masalah semisal kekerasan terhadap anak dan perempuan,” kata Lukas Jua.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Lebih lanjut Lukas Jua mengatakan, masalah perdagangan orang juga menjadi masalah bersama untuk melakukan pencegahan dan adokasi. “Kita butuh dialog dan komunikasi dengan kaum miskin untuk memahami persoalan yang tengah dihadapi. Tapi, konunikasi saja tidak cukup. Mereka patut didengarkan. Menyuarakan suara profetis kenabian. Membantu orang miskin tanpa mengenal siapa dia. Bahkan komunikasi antar bangsa di dunia ini tanpa sekat dalam keteladanan iman kristiani,” katanya.

Uskup Larantuka melalui Deken Lembata,  Rm Sinyo Da Gomez, ketika membuka seminar itu memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tarekat SVD dan  semua peserta yang hadir. Apresiasi juga diberikan kepada Penjabat Bupati Lembata yang bersedia hadir pada seminar itu.

Bagi Rm Sinyo, kehadiran Penjabat Bupati Lembata merupakan tanda dukungan pemerintah terhadap karya Gereja di Lembata.  (ona)

Pos terkait