“Kita pernah bekerja sama. Kita kirim ke sana agar bisa belajar. Dan kembali lagi bisa bekerja dengan baik dan mendapatkan bimbingan dari supervisor,” kata mantan Kadis Kesehatan NTT ini.
Mantan staf khusus (stafsus) bidang kesehatan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat ini pun memastikan akan total mengurus rakyat Malaka, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi di semua sektor.
“Saya urus serius. Karena rakyat sudah beri kepercayaan untuk saya dengan HMS (Hendri Melki Simu) urus kesehatan, pertanian, infrastruktur dan sektor prioritas lainnya,” kata SBS.
Data yang dihimpun kabarntt.id, keberadaan tenaga dokter spesialis di RSUPP per Maret 2025 sebanyak 10 orang dokter. Di antaranya spesialis anastesi 2 orang, spesialis patologi klinik 2 orang, spesialis radiologi 1 orang, spesialis kandungan 1 orang, spesialis penyakit dalam 1 orang, spesialis anak 1 orang, spesialis bedah 1 orang dan spesialis konservasi gigi 1 orang. (yos)







