Menurut Badu, IKKEF tidak hanya hadir sebagai wadah yang mempersatukan keluarga Ende-Lio yang ada di Kota Kupang, tetapi juga bisa memberikan kontribusi bagi tanah leluhur walaupun ada di tanah rantau.
Pemerintah Kabupaten Ende berterima kasih untuk kontribusi nyata IKKEF selama ini terutama dalam kegiatan di tingkat provinsi yang diselenggarakan di Kota Kupang IKKEF selalu hadir memberikan dukungan dan spirit.
Badu berharap koordinasi yang harmonis antara IKKEF dan Pemkab Ende bisa terus dijaga.
Ketua IKKEF periode 2021-2024, Yosep Meba, menyampaikan terima kasih kepada Walikota Kupang yang sudah berkenan mengikuti acara pelantikan tersebut, meskipun secara virtual.
“Sebagai orang Ende yang tinggal di Kota Kupang, kami siap memberikan dukungan terhadap semua program pembangunan di Kota Kupang,” tegas Meba.
Saat ini, kata Meba, ada 69 kelompok arisan keluarga Ende-Lio yang bergabung di dalam wadah IKKEF dengan jumlah anggota sekitar 20-an ribu jiwa.
Meba yakin dengan dukungan semua kalangan, tugas mereka untuk memajukan IKKEF jadi lebih mudah. Segala perbedaan yang mewarnai organisasi tersebut justru dilihatnya sebagai kekuatan untuk membangun IKKEF lebih baik lagi.
Sementara itu sesepuh IKKEF, Raymundus Lema, dalam pesannya berharap agar IKKEF yang berasal dari Ende, tempat lahirnya Pancasila bisa menjadi duta pengamalan Pancasila dalam semua aspek kehidupannya.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Ketua IKKEF periode 2018-2020, Rofinus Ga’a. Rofinus berharap agar IKKEF bisa menjadi organisasi yang mewadahi semua orang Ende-Lio dan paguyubannya yang ada di Kota Kupang, serta bisa merangkul pihak-pihak yang selama ini masih belum bergabung. (pkp_ans/den)







