Siwa juga menjelaskan situasi sekarang ketika BP2MI menjemput jenasah buruh migran harus tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19. “Karena ini menyangkut keselamatan jiwa orang-orang NTT, jadi standar kesehatan harus tetap dijaga,” tegasnya.
Meski begitu, kata Siwa, human trafficking tetap dikawal BP2MI NTT. “Kita mendukung penuh pemberantasan human trafficking di NTT, sebab masalah human trafficking merupakan masalah kemanusiaan yang harus dibenahi bersama-sama,” ujarnya. (ino)







