Sarong mengaku prihatin dengan praktek judi seperti ini. “Karena itu kita minta agar aparat kepolisian bertindak tegas terhadap praktek perjudian. Ini kan sangat menodai nilai-nilai demokrasi yang menjadi cita-cita bersama,” kata Sarong
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Johanes Bangun, yang dihubungi kabarntt.id, Senin (7/12/2020) malam, ikut prihatin kalau pilkada juga menjadi arena perjudian.
Melanjutkan suara Kapolda NTT, Bangun meminta agar masyarakat tetap menghargai proses penyelenggaraan pilkada di sembilan kabupaten di NTT saat ini.
“Himbauan Kapolda, semua pihak harus siap menerima hasil pilkada, kalau tidak puas pilih gugat jalur hukum dan jangan korbankan persatuan dan kerukunan antarmasyarakat. Apalagi sampai merusak atau anarkis di tengah-tengah sikon pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” kata Bangun. (den)







