Belasan Pakar dari Politani Kupang Serbu Wanita Peternak Maulafa

politani2
Kelompok Wanita Tani Mawar, para dosen dan mahasiswa Politani Kupang foto bareng usai kegiatan, Selasa (27/5/2025)
politani11
Dari kiri: Reyneldis Boleng Hayon, Profesor Bernadete Koten, Profesor Redempta Wea

Para ibu terlihat sangat sumringah dan antusias mendengar begitu banyak ilmu baru dari para pakar Politani itu. “Hari ini kami mendapat banyak sekali ilmu baru tentang ternak. Luar biasa. Kami berharap pertemuan ini adalah pertemuan pertama, bukan terakhir,” kata Wilem Openg.

Puncak kegiatan diisi dengan praktek mencampur batang pisang yang telah dicincang dengan ampas tahu. Dengan gesit para mahasiswa Politani menunjukkan bagaimana mencampur adonan itu, yang kemudian dipadatkan di dalam ember-ember yang telah disiapkan. Ember-ember yang sudah diisi adonan itu kemudian ditutup rapat dan direkatkan lagi dengan lakban.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Harus ditutup rapat agar udara tidak masuk. Setelah 21 hari kita buka dan siap pakai,” kata Profesor Redempta.

Menutup kegiatan, Profesor Redempta mengajak semua yang hadir untuk bertemu dan  berkumpul lagi saat pakan fermentasi ini dibuka. “ Nanti kita akan tunjuk ilmu lain lagi kali depan,” janjinya. (den)

Pos terkait