BISA-Save the Children Gelar Refleksi Pelayanan Konseling

ttu bisa

Robert juga menambahkan tujuan kegiatan hari ini, adalah untuk merefleksi atau mengevaluasi apa saja yang dialami oleh para kader posyandu dalam melakukan konseling pada posyandu masing masing selama 1 tahun.

Hakekatnya tujuan  konseling kepada para kader posyandu yang ada di Kabupaten TTU, terutama 20 desa binaan BISA, agar para kader posyandu melakukan kegiatan EMO DEMO untuk menekan menurunnya angka stunting di TTU.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sementara itu, District Senior Program Officer BISA, Dev Taunu mengatakan, kegiatan refleksi EMO DEMO pasca pelaksanaan selama 1 tahun yang sudah dilakukan bagi 20 Desa binaan Save The Children di TTU, tentunya banyak hal yang dialami oleh para kader pos yandu.

“Melalui kegiatan hari ini, kembali kita bisa mendapatkan pengalaman  menarik mengenai hal hal yang didapat pada 1 tahun yang lalu. Misalnya mungkin dengan adanya konseling, terjadi perubahan di desa, terutama bagi orang tua, bayi balita dalam rangka penurunan stunting,” tutur Dev.

Selain itu, lanjut Dev, dari kegiatan refleksi tersebut juga ingin dilihat kira-kira apa saja yang terjadi bagi para kader posyandu dalam pelaksanaan di desa sehingga melalui kegiatan refleksi hari ini, bisa mencari dan mendapatkan solusinya.

Dev Taunu juga mengakui selama satu tahun dalam membina 20 desa untuk  menekan angka stunting di TTU, sudah ada 4 desa, yakni Desa Subun Bestobe, Desa Lapeom, Desa Letmafo Timur dan desa Banain A yang menganggarkan melalui dana desa untuk melakukan EMO DEMO secara mandiri.

Dev mengharapkan agar desa yang lain juga dapat menganggarkan dari dana desa untuk kegiatan tersebut.

Pos terkait