Ketua DWP pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa sebagai istri ASN wajib dan penting masuk dalam anggota DWP. “Selain mendukung suami dalam bekerja dan berkarier kita juga diberi kesempatan untuk belajar berorganisasi,” ujarnya.
Dikatakannya ibu-ibu harus bangga sebagai anggota DWP. “Organisasi DWP adalah organisasi perempuan terbesar dan terbanyak di Indonesia sehingga ibu-ibu harus bangga telah jadi bagian dari anggota DWP karena tidak semua ibu-ibu diberi kesempatan untuk ada dalam organisasi ini,” ucapnya.
Bagi anggota DWP Kota Kupang, Ny. Linda Funay berpesan agar menjadi perempuan yang cerdas dan berkelas. “Perempuan cerdas tahu kekuatan dan kekurangannya sendiri yang terpenting paham akan apa yang dikerjakan dan direalisasikan. Perempuan berkelas tahu menghargai dirinya dan yang tidak suka menilai apapun apalagi menghakimi orang lain dengan gosip dan fitnah. Kita harus bangga dijuluki sebagai perempuan cerdas dan perempuan berkelas,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Ketua DWP dihadapan para peserta Musda, menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, sekaligus menyampaikan pesan dari Ketua TP PKK Kota Kupang agar berkolaborasi untuk pencegahan stunting dan gizi buruk yang ada di Kota Kupang.
Dalam laporan Ketua Panitia Pelaksana, Ny. Eli Suryani Manafe, menyebutkan tujuan Musda IV dilaksanakan selama dua hari ini (16-17 Oktober 2020), selain menjalankan amanat AD-ART DWP yaitu sebagai tindak lanjut Munas dan Musyawarah Daerah tingkat Provinsi juga terdapat beberapa agenda lainnya. Di antaranya penyampaian program kerja tahun 2021 dari Sekretariat dan para Kepala Bidang untuk dapat diusulkan pada Pemerintah Kota Kupang, Musda akan menetapkan kebijakan dan arah organisasi DWP Kota Kupang 5 tahun ke depan, menghasilkan rumusan atau rekomendasi Musda yang merupakan acuan bagi pengurus yang baru, sebagai ajang sosialisasi Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga DWP dan juga untuk pengesahan Badan Pengurus DWP Kota Kupang periode 2020-2025 yang akan dilaksanakan pada 17 Oktober 2020 yang pengukuhannya oleh Ketua DWP Provinsi NTT. (sta)







