Gagal Ginjal Misterius, BPOM Tarik 3 Sirup Ini

Kepala BPOM NTT Tamran Ismail1
Kepala BPOM NTT, Tamran Ismail

“Sudah diambil langkah-langkah konkrit, seperti semua produk yang mengandung EG dan DEG melebihi batas, BPOM sudah menginstruksikan industrinya menarik produknya dari peredaran. Produk di NTT sudah ditarik oleh distributornya, dan apotek sudah tidak menjual lagi obat-obat tersebut,” tegas Tamran lewat chat whatshppnya, kepada media ini, Senin (24/10/2022).

“Seluruh distributor sudah berkoordinasi dengan BPOM Kupang dan kami sudah arahkan untuk tidak lagi menjual beberapa obat yang sudah diidentifikasi mengandung EG dan DEG melebihi batas,” kata Tamran.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sebagaimana diberitakan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan jumlah kasus anak penderita gagal ginjal akut misterius di NTT mencapai 4 orang anak, dengan korban meninggal dunia tiga orang.

Salah satu korban meninggal terakhir adalah AR berusia 1 tahun 10 bulan, warga Kelurahan Airnona, Kota Kupabg yang meninggal dunia, Kamis (21/10/2022) lalu di RSUD Prof WZ Johannes Kupang.

Sementara dua lainnya dilaporkan ada di Rote Ndao dan Kabupaten Sumba Barat. Kedua kasus anak penderita gagal ginjal akut tersebut adalah anak laki-laki berusia 2 tahun dan anak berusia 1 tahun 10 bulan. Sedangkan 1 kasus berada di Kabupaten Nagekeo berusia 11 tahun 5 bulan dan merupakan pelajar SD berinisial MAA yang sedang dalam perawatan di rumah sakit setempat.  (np)

Pos terkait