Hal yang sama juga dipesankan ke anak/cucu dari Raja Sobe Sonbai yang hadir pada kesempatan ini. Gubernur VBL meminta agar keluarga Saubaki – Sonbai meneruskan karya dan perjuangan Sobe Sonbai dengan cara rajin dan semangat bekerja.
Jika ada lahan yang saat ini tidak digarap, maka harus segera dimanfaatkan. “Jika ada lahan kosong milik keluarga, harus dimanfaatkan secara maksimal. Lapor ke pemerintah, lahannya di mana, luasnya berapa, mau tanam apa, berapa banyak tenaga kerja yang terlibat, semuanya dilaporkan agar pemerintah masuk dengan bantuan,” tegas VBL.
Dia menambahkan, “Jangan kita berbangga karena garis keturunan, tetapi berbanggalah karena keturunan Sonbai memiliki lahan pertanian yang luas, ternak yang berkualitas, kehidupan yang lebih sejahtera, karena saat ini bentuk perjuangannya sudah berbeda.”
Terkait dengan kedatangan keluarga Saubaki – Sonbai yang akan melakukan perayaan 98 tahun Raja Sobe Sonbai pada tanggal 22 Agustus mendatang, Gubernur VBL berpesan agar dibuatkan narasi yang baik berkaitan dengan sejarah Sonbai.
Tantangan sudah pasti ada, oleh karena itu, menurut Gubernur VBL, data yang disiapkan juga harus lengkap, selain harus dilakukan riset secara serius. Menurutnya, narasi yang nanti dibuat harus menjadi propaganda budaya, agar mampu merangsang orang lain untuk datang melihat secara langsung.
“Kebenaran sebuah narasi ditentukan oleh seberapa banyak orang mengakui narasi itu. Buatlah sebaik mungkin, karena orang hidup itu harus bisa bernarasi,” pesan Gubernur VBL.







