WAINGAPU kabarntt.id– Gedung Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Waingapu diresmikan pemakainnya, Selasa (5/4/2022). Peresmian gereja ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) gereja ini ke-91
Perayaan ulang tahun GKS Jemaat Waingapu ke-91 itu berlangsung meriah dihadiri ratusan umat.
Hadir antara lain Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, Wakil Bupati, David Melo Wadu, Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq, Wakil Ketua DPRD, Umbu Kahumbu Nggiku, serta pejabat daerah. Hadir pula pimpinan Sinode GKS, mantan Bupati Gidion Mbilijora serta mantan Ketua DPRD Palulu Pabundu Ndima, tamu undangan serta jemaat.
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Samuel Halundaka, meresmikan secara simbolik penggunaan gedung ibadah yang mulai dibangun pada Desember 2005 itu.
Dalam sambutannya yang dibacakan Halundaka, Gubernur Viktor Laiskodat menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaat atas diresmikannya gedung gereja itu.
Gubernur mengingatkan jemaat agar mensyukuri, memanfaatkan dan menjaga bangunan gedung ibadah yang baru dibangun dengan baik demi kemuliaan Tuhan.
Pembangunan fisik, kata Gubernur Viktor, bukan hal yang utama. “Yang lebih penting adalah membangun kualitas mental, spiritual dan mindset jemaat agar menghayati ajaran Yesus dalam praktik hidup sehari hari,” tegas Gubernur Viktor.
Menurutnya, perjalanan 91 tahun jemaat GKS Waingapu bukanlah hal yang sederhana. Pengalaman dan perjalanan iman jemaat dalam kurun waktu tersebut telah menjadi sukacita bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur secara keseluruhan.
Pemerintah, kata Gubernur Viktor, mengharapkan peran dan bantuan semua umat beragama, termasuk pendeta dan tokoh gereja dalam memberikan kontribusi menghadapi krisis yang dialami di masyarakat.
Gubernur juga mempertanyakan peran GKS Waingapu dalam pemberdayaan jemaat dan dukungan untuk usaha kecil dan menengah. “Gereja pada zaman globalisasi dituntut untuk mampu memberdayakan masyarakat, memberi penguatan iman kepada jemaat. Karena itu Gereja bersama pemerintah harus memunculkan rasa optimisme masyarakat untuk mewujudkan NTT yang bangkit dan sejahtera dalam kemitraan yang saling melengkapi,” tandas Gubernur Viktor.
Sementara Bupati Khristofel Praing mengapresiasi berbagai upaya jemaat dalam pembangunan gedung ibadah itu.
Menurut Bupati Praing, bangunan gereja yang megah itu dapat menunjang ibadah untuk meningkatkan kehidupan iman jemaat.
Bupati Praing meminta dukungan seluruh jemaat untuk proses pembangunan di Sumba Timur. Saat ini, pemerintah sedang berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan, stunting, gizi buruk serta menciptakan Sumba Timur yang bersih hijau dan asri melalui berbagai program dan terobosan.
“Ini semua bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tugas gereja bersama bersinergi untuk Sumba Timur yang lebih baik,” kata Bupati Praing. (np)







