Para guru juga diimbau untuk turut berkontribusi sebagai wujud dari rasa memiliki sekolah tempat mereka mengabdi.
Selain perhatian terhadap fasilitas, dia juga menekankan pentingnya kesehatan dan gizi siswa. Ia mengimbau sekolah untuk rutin mengadakan kegiatan olahraga dan bekerja sama dengan puskesmas dalam melakukan pemeriksaan kesehatan gigi peserta didik.
Di akhir arahannya, Linus mengajak seluruh siswa berjanji untuk tidak membuang sampah sembarangan seumur hidup dan janji yang kedua yaitu ke sekolah jalan kaki, pulang ke sekolah jalan kaki sepanjang bersekolah disini. Ikrar dibacakan dan kemudian diikuti oleh para siswa di sekolah tersebut.
Dalam diskusi bersama dengan para dewan guru, Linus mendengar aspirasi dan kesulitan yang dihadapi sekolah antara lain perbaikan ruang kelas, toilet, pagar, perpustakaan, dan ruang UKS.
Menanggapi hal tersebut, Linus berjanji akan membantu sesuai dengan kondisi dan situasi kas daerah Kota Kupang.
Setelah selesai berkunjung di SMP Negeri, Penjabat Wali Kota mengunjungi SD GMIT Kolhua. Kehadirannya disambut hangat dengan tarian daerah oleh para siswa.
Dalam arahannya, Linus mengapresiasi para siswa SD GMIT Kolhua yang telah menari dan melestarikan budaya dengan tenun. Dia berpesan agar tradisi dan warisan budaya tenun ini tetap terjaga, dan terus diperkenalkan.
Dia juga berharap agar ketrampilan dan pengetahuan yang ada terus diasah dengan baik.
Selanjutnya, Linus mengunjungi Kelurahan Kolhua dan berdiskusi bersama lurah dan para staf Kelurahan Kolhua. (prokopim kota kpg/nitha manafe/dedy irawan/tonny ga)







