“Kita berharap air bersih dari Kolhua yang pembangunannya sudah jalan bisa mengatasi persoalan air bersih di Kota Kupang. Saya akan turun langsung dan lihat sudah sampai mana airnya jalan. Dan memang saya berharap juga dari retribusi sampah, jika berjalan dengan lancar retribusi itu kita bisa siasati untuk kredit tangki air lewat Bank NTT sehingga ini bisa melayani masyatakat yang krisis air di musim kemarau. Kerja sama inilah yang harus kuat,” kata George.
Keenam, masalah parkir. George mengakui masih ada pungli. George bertekad pungli dari halan parkir harus ditertibkan, bukan hanya bersih dari pungli juga pemasukan daerah juga optimal.
“Kita akan tertibkan kendaraan yang parkir sembarang. Namun sebelum itu kita harus pikirkan lahan parkir, kita tidak bisa langsung terapkan karena sebelum jalan kita harus buka untuk tempat parkir dulu. Kita harus cari solusi sebelum cari masalah. Saya tidak ada kepentingan di kursi ini. Saya benar-benar datang untuk bekerja, karena saya datang dari keluarga yang susah, sehingga mari kita kerja sama agar semua persoalan di kota ini dapat kita meminimalisir. Kita buat kota ini jadi kota yang diimpikan oleh semua pihak, selain juga menjadi kota teraman,” tegasnya. (np)







