“Karena banyak teori mengatakan bahwa tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan. Mari bergandengan tangan menyelamatkan masyarakat kita dari bahaya narkotika demi masa depan bangsa dan negara ini,” tandasnya.
Sementara itu Kepala BNN Kota Kupang, Lino Do Rosario Pereira, dalam sambutannya menyatakan terima kasih kepada seluruh hadirin yang mengambil bagian dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2022.
Berdasarkan data BNN bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional RI (BRIN) serta Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan survei penyalahgunaan narkoba pada tahun 2021.
Secara nasional di negara kita angka penyalahgunaan narkoba telah mencapai 1,95% atau setara dengan 3.662.646 orang. Jumlah tersebut tersebar di semua lapisan masyarakat termasuk di lingkungan kerja dan pendidikan.
Kejahatan narkotik, kata Lino, adalah kejahatan luar biasa sehingga perlu ada langkah strategis dan inovatif untuk menanganinya. (pkp_jms)







