KUPANG kabarntt.id—Wali Kota Kupang yang diwakili Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP, M.Si., membuka Workshop Draft Final Kajian Risiko Bencana Kota Kupang untuk Tahun 2022-2026 bertempat di Palacio Ballroom, Hotel Aston Kupang, Rabu (29/6/2022).
Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH., dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP, M.Si., menyampaikan bahwa Kota Kupang merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki potensi cuaca yang ekstrem.
Bencana alam banjir, tanah longsor, angin puting beliung, angin kencang serta bencana lainnya yang dapat terjadi selama cuaca ekstrem.
Bencana tersebut dapat diatasi dengan penanggulangan bencana, baik pencegahan, penanganan tanggap darurat maupun rehabilitasi dan rekonstruksi.
Selain itu, upaya penyelamatan dan evakuasi korban bencana dilakukan dengan memberikan pelayanan kemanusiaan yang timbul akibat bencana yang terjadi pada lokasi bencana melalui upaya pencarian, penyelamatan korban, pertolongan darurat, dan evakuasi korban serta rehabilitasi.
Wali Kota mengharapkan workshop ini dapat menghasilkan beberapa rekomendasi atau masukan yang benar-benar berakar dari persoalan yang dihadapi di kota ini sekaligus strategi penanganan yang benar-benar dapat memberikan solusi terhadap risiko bencana di Kota Kupang.
Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dalam hal ini BPBD Kota Kupang dan Tim Siap Siaga yang telah menyelenggarakan acara ini.







